Islamcinta’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kerendahan Hati Juli 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — islamcinta @ 3:09 pm
Tags:

Wahai Hatiku …jujurlah…
Kalau engkau tak sanggup menjadi cemara yang kokoh di puncak bukit …
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang…
Belukar yang senantiasa istiqomah dalam perjuangannya untuk hidup…
Ia belajar dari kesehariannya untuk mendewasakan batangnya,
batangnya yang menyanggahnya untuk tidak masuk ke dalam jurang…

Wahai Hatiku…ketahuilah!!!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!!!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara…
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput…
Belukar tetap belukar sampai ia bisa berjumpa dengan Penciptanya…

Kalau engkau tak sanggup jadi belukar…jadilah saja rumput, tetapi rumput yang senantiasa memperkuat pinggiran jalan…
Kalau engkau tak sanggup menjadi langit…jadilah saja bumi, tetapi bumi yang setia dan ikhlas untuk dipijaki oleh setiap manusia.

Yaa Robb jadikanlah Rendah hatiku seperti Rosul-Mu yang tercinta….
Allohumaj’alniy Minal Mukhlisiin… Yaa Alloh mampukan hamba untuk menjadi orang yang ikhlas, Allohummaj’Alniy Minashoobiriin…Yaa Alloh mampukan hamba untuk menjadi orang yang sabar memang dua kata ini SABAR dan IKHLAS sangat sederhana tapi banyak orang yang tidak sanggup untuk mencapainya Yaa Robb maka hamba memohon kepada-Mu untuk memampukan diri ini agar dapat menggapainya dan sanggup melakukannya….Allohummaj’alniy minashoolihin….Yaa Alloh mampukan hamba untuk menjadi hamba-Mu yang sholeh…dan kumpulkanlah hamba bersama orang-orang yang sholeh dan bersama orang-orang yang hamba cintai kelak diakhirat ditempat yang paling mulia dan penuh dengan keindahan yang tak pernah sama sekali terlintas dalam benak dan fikiran manusia mengenai keindahannya karena hamba yakin tempat itu sungguh sangat indah dan dapat memebrikan kebahagian tida tara bagi siapa saja yang dapat menghuni tempat itu….izinkan hamba untuk menjadi salah satu penghuni tempat itu yaa Robb…sungguh hamba sangat memohon belas kasih-Mu Yaa Rohmaan..Yaa Rohiiim…Allohumma Amiiin Yaa Robbal ‘Alamiin.

 

Bidadari Syurgaku Juli 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — islamcinta @ 3:08 pm
Tags:

“Bidadari Syurgaku…Kelak suatu saatnya nanti engkau akan datang untuk mengisi separuh dari HATI ini, untuk bersama-sama saling mengisi dan melengkapi kekurangan kita masing-masing sehingga kita akan menjadi sempurna dengan kebersamaan itu, Semoga Ridho Alloh dijadikan tujuan Hidup…Wahai Bidadariku dampingilah aku ke jalanNya…Sayangku padamu hanyalah karena Alloh…. Cintakan Alloh dan Rosululloh tujuan utama kita…. Payungan di ‘Arasy Alloh itulah yang kuharapkan… Bersamamu dan bersama sekalian Ummat Rosululloh. Allohumma Amiin Yaa Robbal ‘Aalamiin”

 

Seorang Hamba Juli 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — islamcinta @ 3:05 pm
Tags:

Saya seorang HAMBA yang terlahir atas kehendak Alloh Maka berjalanpun di garis takdir Alloh…berusaha menjalani hidup dengan keridhoan dan keikhlasan atas semua yang telah Alloh tetapkan kepadaku….mempunyai cita-cita tertinggi menjadi HAMBA yang diCintai RABBnya…Menjadi SUAMI yang sholeh bagi ISTRI dan menjadi Ayah yang terbaik buat anak2ku kelak…. Menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya jg tujuan hidupku… Yang menjadi prinsip hidup adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah…

 

~::.. Mutiara Kata ..::~ Juli 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — islamcinta @ 3:04 pm
Tags:

” Masa depan yang cerah selalu tergantung pada masa lalu yang dilupakan, kita tidak bisa meneruskan hidup dengan baik jika kita tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati dimasa lalu.”

” Tidak ada nikmat yang Alloh berikan setelah nikmat IMAN dan ISLAM, selain saudara yang sholeh. Maka jika salah seorang dari kalian merasakan kecintaan dari saudaranya, peganglah kuat-luatpersaudaraan itu dengannya.”

” Wanita diciptakan oleh Alloh dari tulang rusuk sebelah kiri laki-laki, tidak tercipta dari tulang kepala karena tidak baik terlalu memanjakannya, tidak tercipta dari tulang kaki karena tidak baik terlalu merendahkannya. Wanita tercipta dari tulang rusuk kiri laki-laki agar lebih dekat ke hati untuk dicintai dan lebih dekat ke tangan untuk dilindungi.”

“Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang paling aku benci dan yang paling jauh majelisnya dari aku pada hari kiamat adalah orang yang banyak omong, yang membuat dan bicara seenaknya, serta yang menyombongkan diri (angkuh).” (HR Ahmad, Ibnu Hibban, Abu Nuaim)”

“Dalam Islam mengajak umat agar senantiasa menjaga lisan. Dengan begitu, lisan menjadi selalu digunakan untuk sesuatu yang baik, tidak bertentangan dengan kehendak Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Lisan orang yang berakal muncul dari balik hati nuraninya. Maka ketika hendak berbicara, terlebih dahulu ia kembali pada nuraninya. Apabila ada manfaat baginya, ia berbicara dan apabila dapat berbahaya, maka ia menahan diri. Sementara hati orang yang bodoh berada di mulut, ia berbicara sesuai apa saja yang ia maui.” (HR Bukhari-Muslim).”

“Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah!’, 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kiri tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kanannya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya” (HR. Bukhari & Muslim)

Siapa yang memenuhi ajakan iblis, maka hilang agama dari dirinya. Sesiapa yang memenuhi ajakan jiwa, maka hilang darinya nilai nyawanya. Sesiapa yang memenuhi ajakan nafsunya, maka hilanglah akal dari dirinya. Siapa yang memenuhi ajakan dunia, maka hilang akhirat dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan anggota tubuhnya, maka hilang syurga dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan Allah S.W.T., maka hilang dari dirinya semua kejahatan dan ia memperolehi semua kebaikan.

“Bahwa orang bisa baik pada orang lain dalam keadaan tidak mempunyai masalah ini adalah wajar/biasa, tetapi orang yang benar-benar bisa dikatakan baik adalah apabila orang tsb mempunyai masalah terhadap orang lain, sikapnya Bijaksana”