<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AKU CINTA ISLAM</title>
	<atom:link href="http://islamcinta.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://islamcinta.wordpress.com</link>
	<description>Artikel - Download Kajian - Download Buku - DLL</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 11:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='islamcinta.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/3660330a29fcf2aede630b53ac070351?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>AKU CINTA ISLAM</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://islamcinta.wordpress.com/osd.xml" title="AKU CINTA ISLAM" />
	<atom:link rel='hub' href='http://islamcinta.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ummu Habibah, Keteguhan Seorang Wanita Dalam Menjaga Agamanya</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 11:16:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=935</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tak mengenal Abu Sufyan Shakh bin Harb? Nama besarnya tidak asing bagi telinga bangsa Arab saat itu. Pembesar sekaligus bangsawan Quraisy yang memiliki kedudukan, kebesaran, dan pengaruh luar biasa di tengah kaumnya. Di saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tampil dengan membawa agama yang sempurna, maka nama Abu Sufyan tercatat sebagai salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=935&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-937" title="Ummu Habibah, Keteguhan Seorang Wanita Dalam Menjaga Agamanya" src="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya1.jpg?w=300&#038;h=144" alt="" width="300" height="144" /></a>Siapa yang tak mengenal Abu Sufyan Shakh bin Harb? Nama besarnya tidak asing bagi telinga bangsa Arab saat itu. Pembesar sekaligus bangsawan Quraisy yang memiliki kedudukan, kebesaran, dan pengaruh luar biasa di tengah kaumnya. Di saat Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>tampil dengan membawa agama yang sempurna, maka nama Abu Sufyan tercatat sebagai salah satu pemimpin Quraisy yang sangat besar permusuhannya terhadap Islam. Dia gunakan kekuasaan untuk memberikan tekanan bahkan siksaan kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>dan para sahabatnya agar mereka mau kembali kepada agama nenek moyang mereka.<span id="more-935"></span></p>
<p>Tetapi semua itu sama sekali tidak membuat kaum muslimin gentar. Bahkan siapa yang menyangka kalau putrinya sendiri yang justru memporak-porandakan kebesaran namanya ketika sang putri meninggalkan agama berhala dan terang-terangan menyatakan keislaman dan keimanannya.</p>
<p>Siapakah gerangan sang putri yang dimaksud? Dialah <strong>Ummu Habibah</strong> Romlah binti Abu Sufyan Al-Qurasyiyyah <em>radhiallahu’anha</em>, putri Abu Sufyan yang berani meninggalkan sesembahan ayah dan kaumnya lantas memilih agama Allah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>ketika kebenaran telah tampak di hadapan matanya dan hidayah Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> telah menerangi relung hatinya.</p>
<p>Tidak hanya itu, kenyataan pahit harus kembali diterima Abu Sufyan ketika menantunya, Ubaidullah bin Jahsy Al-Asadi, ikut menjadi pengikut Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>musuh besarnya selama ini. Semua itu seolah-olah menjadi pukulan besar bagi Abu Sufyan. Segala upaya dia kerahkan untuk membawa putri dan menantunya kembali kepada ajaran nenek moyangnya, tetapi usahanya sama sekali tidak membuahkan hasil. <em>Ummu Habibah</em> <em>radhiallahu’anha</em> sedikitpun tidak bergeming dari prinsipnya, keimanan yang telah terhunjam di dalam hatinya tidak mampu dicabut dan digoyahkan dengan kekuatan serta badai kemarahan sang ayah.</p>
<p>Kemurkaan Abu Sufyan kepada putri dan menantunya membuat orang-orang Quraisy ikut menunjukkan kebencian mereka. Mereka mulai melancarkan gangguan, siksaan, dan penindasan kepada keduanya. Hingga tiba saatnya Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> dan Rasul-Nya <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>memberikan izin kepada kaum muslimin untuk hijrah menuju Habasyah. Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> dan suaminya ikut masuk dalam barisan kaum muslimin yang hijrah. Mereka meninggalkan Mekah dan pergi menuju Habasyah, negeri asing di seberang untuk menyelamatkan agama dan keimanan mereka.</p>
<p>Sebuah ujian telah terlewati, Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> telah berhasil selamat dari penindasan kaumnya dan lepas dari jerat sang ayah. Udara kebebasan mulai dia rasakan. Kehidupan baru segera dia jelang bersama suaminya tercinta. Tetapi…</p>
<p>Hanya Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> Dzat yang berkuasa mengatur kehidupan hamba-Nya, tidak ada seorang pun yang mampu menebak ketetapan yang menjadi rahasia di sisi-Nya, dan tidak ada pula yang sanggup menolak takdir yang telah dituliskan-Nya. Tiba saatnya Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berkehendak untuk kembali mendatangkan cobaan yang menguji keimanan dan kesabarannya.</p>
<p>Suatu malam ketika Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> telah terlelap di atas pembaringan, dia bermimpi melihat suaminya, Ubaidaullah bin Jahsy, dalam keadaan dan rupa yang amat buruk. Ummu Habbibah <em>radhiallahu’anh</em><em>a</em> terbaungan dengan perasaan terguncang dan khawatir. Dia menyimpan mimpi buruknya dan tidak menceritakannya kepada siapapun termasuk suaminya. Keesokan harinya, apa yang dia khawatirkan menjadi kenyataan.</p>
<p>Suaminya keluar dari Islam dan menjadi seorang Nasrani. Suami yang dicintainya, suami yang menemaninya berjuang mempertahankan agama, dan suami yang bersamanya melewati masa-masa mencekam di Mekah hingga sampai pada suasana aman di Habasyah. Tetapi kini…</p>
<p>Maha suci Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> yang membolak-balikkan hati hamba-Nya. Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang telah berfirman dalam kitab-Nya,</p>
<p dir="RTL">إِنَّكَ لاَتَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللهَ يَهْدِي مَن يَشَآءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ</p>
<p>“<em>Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk</em>.” (QS. Al-Qashahs: 56)</p>
<p>Inilah cobaan yang telah Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> tetapkan untuk <a href="http://kisahmuslim.com/silsilah-sejarah-pernikahan-nabi/" target="_blank">Ummu Habibah</a> <em>radhiallahu’anha</em>. Sebuah cobaan yang tidak pernah terlintas dalam benaknya dan sebuah cobaan yang tegar dihadapinya selain orang yang hatinya subur dengan keimanan dan penuh keyakinan.</p>
<p>Terpampang tiga pilihan di hadapannya: menjalani hidup bersama sang suami dengan melepaskan keislamannya seraya menyandang kehinaan di dunia dan di akhirat, mempertahankan prinsipnya dengan tetap tinggal di Habasyah dalam keadaan terasing tanpa kerabat dan keluarga, atau memilih kembali ke Mekah menjadi putri bangsawan yang tinggal di dalam ‘istana’ di bawah naungan sang ayah, tetapi hidup dalam keadaan terjajah agamanya.</p>
<p>Untuk kesekian kali keteguhannya dalam memegang keislaman dan keimanan harus kembali teruji, dan untuk kesekian kalinya pula dia berhasil lulus dengan memilih jalan yang padanya terdapat ridha Ilahi. Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> bertekad untuk tetap tinggal di Habasyah menjalani hidup dalam keterasingan demi mempertahankan agamanya, dengan senantiasa berharap suatu saat nanti Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> akan memberikan kemudahan bagi urusannya, dan mendatangkan kelapangan dari sisi-Nya.</p>
<p>Waktu terus bergulir… dan benarlah, segala puji hanya milik Allah Dzat yang tidak pernah menyelisihi janji-Nya, ketika kelapangan datang dari arah yang tidak disangka-sangka, mengganti kesedihan yang selama ini menyelimuti jiwa.</p>
<p>Pada suatu hari datanglah budak wanita utusan Najasy (penguasa Habasyah) membawa kabar yang tidak terduga. Budak wanita itu mengatakan bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>telah mengirim surat kepada Raja Najasy yang di dalamnya berisi keinginan beliau untuk melamar Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em>, sekaligus menunjuk Najasy sebagai wakil beliau <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>dalam melaksanakan akad nikah di Habasyah.</p>
<p>Perasaan Ummu Habibah <em>radhiallahu’anh</em><em>a</em> serasa melayang mendengar berita ini, hingga dengan serta-merta, dia lepaskan perhiasan yang dia kenakan saat itu dan memberikan semua perhiasannya kepada budak wanita yang memberi berita gembira ini.</p>
<p>Persiapan pernikahan segera dilakukan hingga tiba di hari yang telah dinantikan. Semua sahabat yang hijrah berkumpul menyaksikan akad pernikahan Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>dan Ummu Habibah. Najasy menyerahhkan mahar sebesar empat ratus dinar. Mahar itu kemudian diterima oleh Kholid bin Sa’id bin Al-Ash (wakil Ummu Habibah <em>radhiallahu’anh</em><em>a </em>dalam akad pernikahan ini).</p>
<p>Jalinan akad pernikahan ini telah menempatkan Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha </em>pada derajat yang tinggi di dunia dan di akhirat. Sebuah kedudukan yang pantas diterima bagi setiap hamba yang bersabar di jalan-Nya, dan bagi setiap hamba yang mengutamakan Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> dan Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>daripada selainnya.</p>
<p>Setelah akad nikah ini, Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> tetap tinggal di Habasyah. Hingga pada tahun ke-6 Hijriah, sang pengantin kembali ke Madinah, bertemu dengan kekasih yang dirindukannya, Rasulullah Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.</p>
<p>Ummu Habibah <em>radhiallahu’anh</em><em>a</em>, senantiasa mendampingi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>hingga beliau wafat. Dan pada tahun 44 Hijriah, Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berkehendak memanggil ruh wanita mulia ini kembali ke sisi-Nya.</p>
<p>Ummu Habibah <em>radhiallahu’anha</em> telah tiada, namun keindahan kisah hidupnya akan senantiasa menghiasi lembaran catatan sejarah manusia, dan keteguhannya dalam menjaga agama menjadi pelajaran besar bagi siapa saja yang mau mengambilnya. Maka renungkanlah firman Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> dalam kitab-Nya yang mulia,</p>
<p dir="RTL">أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لاَيُفْتَنُونَ {2} وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ {3}</p>
<p>“<em>Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (begitu saja) menyatakan, “Kami telah beriman,” sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta</em>.” (QS. Al-Ankabut: 2-3)</p>
<p><em>Wallahu</em><em> a</em><em>’lam bish-showab wa Huwal Muwaffiq.</em></p>
<p>Sumber: Majalah Al-Mawaddah, Edisi 8 Tahun ke-1 Robi’ul Awwal 1429/Maret 2008</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/935/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=935&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-habibah-keteguhan-seorang-wanita-dalam-menjaga-agamanya1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ummu Habibah, Keteguhan Seorang Wanita Dalam Menjaga Agamanya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ummu Hakim Berjuang Demi Keislaman Suami</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 05:53:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[Sosok qudwah wanita muslimah kita kali adalah seorang wanita yang berjuang untuk menyelamatkan suaminya dari kemusyrikan dan kekafiran, membawanya ke bawa naungan Islam sejati, berkasih sayang di atas agama dan keridhaan Allah Ta’ala. Hal itu bukanlah perkara yang mudah bagai membalik telapak tangan, karena suaminya adalah seorang yang paling antipati terhadap Islam dan memusuhi Rasulullah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=931&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-932" title="Ummu Hakim Berjuang Demi Keislaman Suami" src="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami.jpg?w=300&#038;h=177" alt="" width="300" height="177" /></a>Sosok <em>qudwah</em> wanita muslimah kita kali adalah seorang wanita yang berjuang untuk menyelamatkan suaminya dari kemusyrikan dan kekafiran, membawanya ke bawa naungan Islam sejati, berkasih sayang di atas agama dan keridhaan Allah <em>Ta’ala</em>.</p>
<p>Hal itu bukanlah perkara yang mudah bagai membalik telapak tangan, karena suaminya adalah seorang yang paling antipati terhadap Islam dan memusuhi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> serta para sahabat beliau. Juga karena ayah suaminya itu adalah seorang pemimpin utama kaum musyrikin, eksekutor serta pelaku penindasan yang sadis yang telah menjatuhkan berbagai hukuman kepada orang-orang mukmin, ialah Abu Jahal, sedangkan suami wanita muslimah kita ini adalah putra Abu Jahal bernama Ikrimah.<span id="more-931"></span></p>
<p>Ia bernama <strong>Ummu Hakim</strong> binti Al-Harits bin Hisyam dari kaum Quraisy. Bapaknya saudara Abu Jahal dan ibunya adalah Fathimah binti Walid kakak Khalid bin Walid. Ikrimah inilah suami pertama <em>Ummu Hakim</em> binti Al-Harits, putra pamannya, seorang pemuda terpandang; baik dari segi harta maupun keturunan. Karena kepemimpinan ayahnya Abu Jahal maka ia menjadi terpola untuk memusuhi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan bahkan ikut menyiksa kaum muslimin denagn siksaan yang pedih demi menyenangkan hati bapaknya.</p>
<p>Terbunuhnya Abu Jahal pada Perang Badar membuat kebencian Ikrimah terhadap <a href="http://kisahmuslim.com/kisah-nyata/biografi-ulama/" target="_blank">Islam</a> makin berkobar. Kalau dahulu ia membencinya karena ingin menyenangkan ayahnya, tetapi sekarang kebenciannnya adalah untuk membalas dengan kematian ayahnya. Dari sinilah api permusuhan berkobar serta kebencian Ikrimah (dan orang-orang yang juga kehilangan keluarga mereka di Perang Badar) membara.</p>
<p>Pada mulanya, Ummu Hakim juga ikut bahu-membahu dengan suaminya dalam memusuhi Islam. Pada Perang Uhud ia bersama wanita-wanita Quraisy lainnya yang juga mendendam akan kematian keluarga mereka pada Perang Badar, berdiri tegak di belakang barisan musyrikin sambil memukul gendang untuk memberi semangat bagi tentara-tentara musyrikin agar terus maju. Pada hari itu kaum musyrikin mendapatkan sebagian keinginan mereka, hingga Abu Sufyan berkata, “Ini adalah balasan atas Perang Badar.”</p>
<p>Pada penaklukan kota Mekah, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melarang panglima pasukannya untuk bentrok senjata secara langsung dengan orang-orang kafir kecuali kalau mereka diserang terlebih dahulu. Di saat itulah Ikrimah mengumpulkan pengikutnya dan menyerang pasukan yang besar dari pasukan-pasukan kaum muslimin. Akhirnya pasukan Ikrimah yang tak seberapa jumlahnya itu pun kalah, ada yang mati dan ada pula yang melarikan diri. Termasuk yang melarikan diri adalah Ikrimah bin Jahal.</p>
<p>Setelah kota Mekah ditaklukkan, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memberikan maaf kepada kaum Quraisy yang dahulunya melakukan berbagai tindakan dalam memusuhi beliau, dan mengatakan perkataan beliau yang masyhur, “Pergilah kalain, sesungguhnya kalian telah dibebaskan.” Hanya saja, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengecualikan beberapa orang dengan memerintahkan di bawah kelambu Ka’bah. Di antara mereka yang dikecualikan itu yang paling utama adalah Ikrimah bin Abi Jahal. Maka karena mendengar hal itu Ikrimah secara sembunyi-sembunyi melarikan diri menuju ke Yaman.</p>
<p>Di sisi lain, Ummu Hakim istri Ikrimah bersama Hindun binti Uqbah menuju rumah Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersama sepuluh wanita lain, untuk mengungkapkan bai’at kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan memeluk agama Islam. Setelah Hindun binti Uqbah menyatakan keislamannya, Ummu Hakim pun berdiri menyatakan keislamannya, lalu ia berkata kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam,</em> “Wahai Rasulullah, Ikrimah telah melarikan diri menuju ke Yaman karena takut engkau akan membunuhnya. Berikanlah keamanan baginya, semoga Allah memberikan keamanan kepadamu.” Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> berkata, “Ia telah mendapat keamanan.”</p>
<p>Seketika itu juga Ummu Hakim berangkat mencari Ikrimah ditemani oleh budaknya dari bangsa Romawi. Teriknya matahari, panasnya cuaca gurun sahara seakan tak terasakan oleh Ummu Hakim demi mendapatkan suaminya agar ia mau kembali dan masuk Islam bersamanya. Bahkan di tengah perjalanannya, budak Romawi yang menemaninya mencoba menggodanya untuk melakukan selingkuh, sungguh besar penderitaan wanita lemah berhati baja ini, menempuh perjalanan yang jauh, mengarungi padang pasir yang panas membara, mencari sang suami tercinta, sementara di tengah perjalanan budak yang seharusnya menjadi pelindung baginya berbalik menjadi bak serigala mendapatkan mangsanya. Wanita lemah ini memohon dan meminta tolong kepada penduduk kampung itu, lalu mereka menangkap budak tersebut dan mengikatnya di sana. Sedangkan Ummu Hakim meneruskan perjalanan tanpa teman, dan hanya Allah-lah yang menjaganya dari segala malapetaka.</p>
<p>Akhirnya dengan susah payah ia pun dapat bertemu dengan orang yang ica cari-cari, di tepi pantai di daerah Tihamah, ketika itu Ikrimah sedang bertransaksi dengan seorang nelayan muslim. Nelayan itu berkata kepadanya: “Bayar dahulu baru aku akan menyeberangkanmu.” Ikrimah berkata, “Bagaimana aku membayarmu?” Nelayan itu menjawab, “Dengan mengucapkan (<em>asyhadu an laa ilaaha illalla wa asyhadu anna muhammadarrasulullah</em>).” Ikrimah menjawab, “Aku tidak melarikan diri melainkan dari itu.” Di saat itulah Ummu Hakim datang, lalu ia berkata kepada suaminya, “Wahai putra paman, aku datang dari sisi manusia yang paling mulia yaitu Muhammad bin Abdullah, aku telah meminta keamanan bagimu dan beliau menyetujuinya, janganlah engkau mencelakakan dirimu sendiri.” Ia berkata, “Engkau sendiri yang telah mengatakan kepadanya?” Ummu Hakim menjawab, “Ya, aku yang mengatakan kepadanya, maka ia memberikan keamanan.” Ummu Hakim terus membujuknya sampai Ikrimah mau kembali bersamanya.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang Ummu Hakim menceritakan kisah budak mereka, lalu mereka singgah di perkampungan tempat Ummu Hakim meninggalkan budak itu lalu Ikrimah membunuhnya. Peristiwa ini terjadi sebelum ia masuk Islam.</p>
<p>Setibanya di Mekah ia langsung pulang menemui Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> untuk menyatakan keislamannya, dan meminta kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> agar memintakan ampunan atas segala yang telah ia perbuat selama ia masih musyrik. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengabulkan permintaan tersebut dengan gembira. Semenjak itu bergabunglah Ikrimah dalam bahtera dakwah, di medan perang ia bagai singa yang haus darah serta menjadi ahli ibadah dan selalu membaca <em>kitabullah</em>.</p>
<p>Itulah buah dari perjuangan Ummu Hakim binti Al-Harits, yang menuntun Ikrimah putra sekaligus tangan kanan seorang dedengkot kafir dan berada pada barisan terdepan dalam memerangi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, sehingga menjadi pembela Islam dan mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dirinya sendiri. Ikrimah syahid pada perang Yarmuk (sebagian ahli sejarah mengatakan ia meninggal pada perang Ajnadin), di saat itu ia berperang dengan penuh semangat, sampai ia gugur sebagai syahid, dan di tubuhnya didapati lebih dari tujuh puluh luka bekas tikaman, panah, dan pukulan.</p>
<p>Sepeninggal Ikrimah dan masa iddah Ummu Hakim berakhir, ia dilamar oleh Yazid bin Abi Sufyan dan Khalid bin Sa’id, kemudian ia menerima lamaran Khalid dan ia pun menikah dengannya. Ketika hendak menggaulinya, bersamaan dengan itu tentara-tentara Romawi telah berkumpul (untuk menyerang kaum muslimin), Ummu Hakim berkata kepada Khalid, “Bagaimana kalau engkau undurkan sampai Allah mengusir barisan mereka?” Khalid menjawab, “Sesungguhnya aku merasa akan terbunuh dalam peperangan ini.” Ummu Hakim berakta, “Kalau begitu lakukanlah!” Maka Khalid pun menggaulinya,</p>
<p>Ketika pagi tiba, kedua pasukan pun mulai berhadapan, genderang perang ditabuh, dan pedang telah melakukan perannya. Khalid akhirnya terbunuh di peperangan tersebut. Mendengar berita itu, Ummu Hakim terjun ke medan perang dan membunuh tujuh orang Romawi dengan tiang kemah di jembatan yang hingga sekarang dinamakan jembatan Ummu Hakim, dan itu terjadi pada perang Ajnadin.</p>
<p>Sumber: Majalah Al-Mawaddah, Edisi 11 Tahun ke-1 Jumadal Ula 1429/Juni 2008</p>
<p><strong>Artikel <a href="http://kisahmuslim.com/" target="_blank">www.KisahMuslim.com</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/931/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=931&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/ummu-hakim-berjuang-demi-keislaman-suami.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ummu Hakim Berjuang Demi Keislaman Suami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahtera Nabi Nuh ‘Alaihissalam</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 04:12:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Bahtera Nabi Nuh ‘Alaihissalam Kapal Penyelamat Umat yang Taat Kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam terus-menerus menentang apa yang beliau dakwahkan. Kadar kekufuran, kejahatan, dan pembangkangan mereka –baik dengan perkataan maupun perbuatan—sudah mencapai puncaknya. Para orang tua, apabila melihat anaknya sudah beranjak dewasa, selekas mungkin berwasiat agar jangan beriman kepada Nabi Nuh ‘alaihissalam serta hendaklah terus memerangi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=800&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a href="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-801" title="Bahtera-Nabi-Nuh-Alaihissalam" src="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam.jpg?w=300&#038;h=144" alt="" width="300" height="144" /></a>Bahtera Nabi Nuh <em>‘Alaihissalam</em> Kapal Penyelamat Umat yang Taat</h2>
<p>Kaum <strong>Nabi Nuh</strong> <em>‘alaihissalam</em> terus-menerus menentang apa yang beliau dakwahkan. Kadar kekufuran, kejahatan, dan pembangkangan mereka –baik dengan perkataan maupun perbuatan—sudah mencapai puncaknya. Para orang tua, apabila melihat anaknya sudah beranjak dewasa, selekas mungkin berwasiat agar jangan beriman kepada Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> serta hendaklah terus memerangi dan menyelisihi beliau.<span id="more-800"></span></p>
<p>Maka lengkap sudah kejahatan dan kesalahan yang terkumpul pada kaum Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em>. Mereka telah kufur dan berbuat kejahatan secara merata. Kaum Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> benar-benar durhaka sampai mengingkari kerasulan Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> di akhirat. Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> menyimpulkan bahwa pada diri mereka sudah tidak ada harapan kebaikan sama sekali. Maka Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> berdoa kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> agar memberikan pelajaran setimpal kepada mereka. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p>فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ</p>
<p>“<em>Maka dia (Nabi Nuh) berdoa kepada Robb-nya: ‘Sesungguhnya diriku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).</em>’” (QS. Al-Qomar: 10)</p>
<p>وَقَالَ نُوحٌ رَّبِّ لاَتَذَرْ عَلَى اْلأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا</p>
<p><em>(Nabi Nuh) berkata: “Wahai Robb-ku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang <a href="http://kisahmuslim.com/nabi-nuh-dan-kaumnya/" target="_blank">kafir</a> itu tinggal di atas bumi</em>.” (QS. Nuh: 26)</p>
<h2>Perintah Membuat Bahtera</h2>
<p>Pada akhirnya Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mengabulkan doa Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em>. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> mewahyukan keapda Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> bahwasanya akan menimpakan banjir besar pada kaumnya. Untuk itu Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memerintahkan kepada Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> untuk membuat sebuah bahtera yang amat besar. Bahtera itu akan memuat Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em>, orang-orang yang beriman, serta beragam makhluk yang mempunyai ruh yang dikehendaki Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> untuk tetap hidup sesudah banjir bandang menimpanya.</p>
<p>Pembuatan bahtera yang amat besar itu bukanlah hal yang sederhana. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> membimbing dan mengawasi secara langsung akan pembuatannya. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> menyatakan,</p>
<p>وَاصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلاَتُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ</p>
<p>“<em>Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku perihal orang-orang yang zalim itu. Sesungguhnya mereka nanti akan ditenggelamkan</em>.” (QS. Hud: 37)</p>
<h3>Bentuk Bahtera Nabi Nuh</h3>
<p>Ahli sejarah berselisih pendapat tentang panjang dan lebarnya bahtera tersebut. Ada yang menyatakan panjangnya 80 <em>dziro’</em> dan lebarnya 50 <em>dziro’</em>, ada yang menyatakan panjangnya 300 <em>dziro’</em> dan lebarnya 50 <em>dziro’</em>. Kalau 1 <em>dziro</em><em>’</em> samadengan 0,5 meter, hitunglah berapa luasnya. Tetapi mereka bersepakat bahwa tingginya 30 <em>dziro</em><em>’</em>.</p>
<p>Perahu itu mempunyai 3 lantai, lantai dasar untuk binatang buas dan merayap, lantai kedua untuk manusia, dan lantai ketiga untuk unggas dan burung-burung. Bahtera itu mempunyai pintu yang terletak di tengah dan mempunyai daun pintu yang mengunci rapat dari atas. Di setiap ruas kayu, baik dari dalam maupun luar, dilumuri dengan tir yang berfungsi menahan air agar tidak bisa masuk.</p>
<p>Ketika Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> memulai membuat bahtera. Kaumnya bukannya makin sadar akan kekhilafan mereka, tetapi malah menjadi-jadi dalam mengejeknya. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> menceritakan,</p>
<p>وَيَصْنَعُ الْفُلْكَ وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيْهِ مَلأٌ مِّن قَوْمِهِ سَخِرُوا مِنْهُ قَالَ إِن تَسْخَرُوا مِنَّا فَإِنَّا نَسْخَرُ مِنكُمْ كَمَا تَسْخَرُونَ</p>
<p>“<em>Dan mulailah Nabi Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nabi Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nabi Nuh, ‘jika kalian mengejek kami maka sesungguhnya kami pun nanti akan mengejek kalian sebagaimana kalian mengejek kami</em>.” (QS. Hud: 38)</p>
<p>Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> menghibur Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> untuk jangan bersedih hati atas apa yang mereka lakukan. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> telah memberi kabar kepadanya bahwa sekali-kali tidak akan bertambah orang yang beriman dari kaumnya. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> menyatakan,</p>
<p>وَأُوحِيَ إِلَى نُوحٍ أَنَّهُ لَن يُؤْمِنَ مِن قَوْمِكَ إِلاَّ مَنْ قَدْ ءَامَنَ فَلاَتَبْتَئِسْ بِمَاكَانُوا يَفْعَلُونَ</p>
<p>“<em>Telah diriwayatkan kepada Nabi Nuh: ‘Sesungguhnya sekali-kali tidak akan beriman saja, maka janganlah engkau bersedih hati terhadap apa yang mereka lakukan</em>.” (QS. Hud: 36)</p>
<h3>Ketika Banjir Besar Datang</h3>
<p>Setelah pembuatan bahtera selesai, datanglah apa yang Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> janjikan kepada Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> dan kaumnya. Tiba-tiba Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memerintahkan langit untuk mengguyur bumi dengan air yang deras, disusul bumi agar memancarkan air dari segala penjuru dengan cepat, tungku-tungku tempat perapian pun berubah menjadi mata air yang tak henti-hentinya. Bertemulah sumber air yang melimpah baik dari atas maupun dari bawah.</p>
<p>Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memerintahkan Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> agar segera nabik bahtera beserta orang-orang yang beriman dan keluarganya, dan tidak memberi masa tenggang waktu, barangkali orang-orang yang sebelumnya jelas-jelas tidak beriman mau diajak. Berbagai macam binatang dengan pasangannya berbondong-bondong mengikutinya. Setelah seluruh muatan sudah naik, maka Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> berkata kepada seisi makhluk yang ada di bahtera tersebut,</p>
<p>وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَاوَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ</p>
<p>“<em>Dan (Nabi Nuh) berkata, ‘Naiklah kalian ke dalam bahtera dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Robb-ku benar-benar Mahapengampun lagi Mahapenyayang</em>.” (QS. Hud: 41)</p>
<p>Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memerintahkan mereka berdoa,</p>
<p>فَإِذَا اسْتَوَيْتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى الْفُلْكِ فَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي نَجَّانَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ {28} وَقُل رَّبِّ أَنزِلْنِي مُنزَلاً مُبَارَكًا وَأَنتَ خَيْرُ الْمُنزِلِينَ {29}</p>
<p>“<em>Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan kami dari kaum yang zholim.“Dan katakanlah, ‘Wahai Robb-ku, tempatkanlah kami pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat</em>.” (QS. Al-Mu’minun: 28-29)</p>
<p>Saat itu seisi bumi dipenuhi dengan air, baik gunungnya, bukitnya, padang pasirnya, bagian datarnya dan jurangnya. Kebanyakan para ahli tafsir mengatakan bahwa ketinggian air kala itu di atas permukaan gunung yang paling tinggi 15 <em>dziro</em><em>’</em>.</p>
<p>Bumi saat itu betul-betul tidak bertepi. Semuanya dipenuhi dengan air. Bahtera itu melewati ombak yang tingginya bagaikan gunung-gunung. Semua kaum Nabi Nuh <em>‘alaihissalam</em> yang membangkang dibinasakan oleh Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> hingga tak tersisa seorang pun. Mereka tenggelam bersama kepongahan terhadap syariat nabi mereka. Mereka tenggelam bersama kesombongan kepada ajaran nabi mereka. Itulah balasan bagi orang-orang yang menentang agama Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, dan orang yang zholim akan mengalami hal yang semisalnya.</p>
<p>مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ وَمَاهِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ</p>
<p>“<em>Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zholim</em>.” (QS. Hud: 83)</p>
<p>Sumber: Majalah Al-Mawaddah, Edisi 11 Tahun ke-1 Jumadal Tsaniyah 1429/Juni 2008</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/800/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/800/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=800&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2012/01/29/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://islamcinta.files.wordpress.com/2012/01/bahtera-nabi-nuh-alaihissalam.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bahtera-Nabi-Nuh-Alaihissalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download mp3 Kajian Shalat, Wudhu, Mandi.</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-shalat-wudhu-mandi/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-shalat-wudhu-mandi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 13:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[mp3 kajian shalat]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD MP3 KAJIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=634</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Hakim Amir Abdat Beberapa Permasalahan Mandi Janabat &#38; Wudhu Abdullah Shaleh Hadrami 33 Sebab Khusyu\&#8217; dalam Sholat Kajian Buku Sifat Sholat dan Wudhu Nabi Kedudukan Shalat dlm Islam &#38; Hukum Orang Meninggalkan Shalat Pentingnya Shalat Berjamaah Abu Haidar Mandi &#38; Hukum Junub Waktu Sholat Abu Qatadah Bab Mandi Bab Sholat Jamaah Dan Imam Tata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=634&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat">Abdul Hakim Amir Abdat</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat/Beberapa%20Permasalahan%20Mandi%20Janabat%20%2526%20Wudhu">Beberapa Permasalahan Mandi Janabat &amp; Wudhu</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami">Abdullah Shaleh Hadrami</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/33%20Sebab%20Khusyu%27%20dalam%20Sholat">33 Sebab Khusyu\&#8217; dalam Sholat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Kajian%20Buku%20Sifat%20Sholat%20dan%20Wudhu%20Nabi">Kajian Buku Sifat Sholat dan Wudhu Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Kedudukan%20Shalat%20dlm%20Islam%20%2526%20Hukum%20Orang%20Meninggalkan%20Shalat">Kedudukan Shalat dlm Islam &amp; Hukum Orang Meninggalkan Shalat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Pentingnya%20Shalat%20Berjamaah">Pentingnya Shalat Berjamaah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar">Abu Haidar</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Mandi%20%2526%20Hukum%20Junub">Mandi &amp; Hukum Junub</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Waktu%20Sholat">Waktu Sholat</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah">Abu Qatadah</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Bab%20Mandi">Bab Mandi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Bab%20Sholat%20Jamaah%20Dan%20Imam">Bab Sholat Jamaah Dan Imam</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Tata%20Cara%20Mandi%20Janabah%20Nabi">Tata Cara Mandi Janabah Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Tata%20Cara%20Sholat%20Sesuai%20Petunjuk%20Nabi">Tata Cara Sholat Sesuai Petunjuk Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Tata%20Cara%20Wudhu%20Nabi">Tata Cara Wudhu Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Tuntunan%20Tayammum">Tuntunan Tayammum</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Thohir">Abu Thohir</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Thohir/Polemik%20Arah%20Qiblat">Polemik Arah Qiblat</a><br />
<h3><span id="more-634"></span></h3>
</li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Munandar">Aris Munandar</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Munandar/Tuntunan%20Sifat%20Sholat%20Nabi">Tuntunan Sifat Sholat Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Munandar/Tuntunan%20Sifat%20Wudhu%20Nabi">Tuntunan Sifat Wudhu Nabi</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arman%20Bin%20Amri">Arman Bin Amri</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arman%20Bin%20Amri/Shalat%2C%20Barometer%20Amal">Shalat, Barometer Amal</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen">Dzulkarnaen</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen/Mengenal%20Waktu-Waktu%20Sholat">Mengenal Waktu-Waktu Sholat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen/Sifat%20Sholat%20Nabi">Sifat Sholat Nabi</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Khoilid%20Abdus%20Shomad">Khoilid Abdus Shomad</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Khoilid%20Abdus%20Shomad/Kiat%20Khusyu%27%20Dalam%20Sholat">Kiat Khusyu\&#8217; Dalam Sholat</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin">Mahful Safaruddin</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin/Nasihat%20dan%20Koreksi%20Terhadap%20Buku%20Pelatihan%20Shalat%20Khusyuk">Nasihat dan Koreksi Terhadap Buku Pelatihan Shalat Khusyuk </a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mubarak%20Bamualim">Mubarak Bamualim</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mubarak%20Bamualim/Keutamaan%20Sholat%20Malam">Keutamaan Sholat Malam</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mubarak%20Bamualim/Meneladani%20Sholat%20Sunnah%20Rasulullah%20SAW">Meneladani Sholat Sunnah Rasulullah SAW</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal">Muhammad Abduh Tuasikal</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal/Menghidupkan%20Malam%20Bulan%20Ramadhan%20Dengan%20Sholat%20Tarawih">Menghidupkan Malam Bulan Ramadhan Dengan Sholat Tarawih</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Umar%20as-Sewed">Muhammad Umar as-Sewed</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Umar%20as-Sewed/Hukum%20Shalat%20Berjama%27ah">Hukum Shalat Berjama\&#8217;ah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Umar%20as-Sewed/Hukum%20Sholat%20Dibelakang%20Qodariyah">Hukum Sholat Dibelakang Qodariyah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Subhi%20Abdurrahman">Subhi Abdurrahman</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Subhi%20Abdurrahman/Musibah%20Bagi%20yang%20Meninggalkan%20Shalat">Musibah Bagi yang Meninggalkan Shalat</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Prof%20DR%20Abdur%20Rozzaq%20Al%20Badr">Syaikh Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Prof%20DR%20Abdur%20Rozzaq%20Al%20Badr/Kiat%20Menggapai%20Kekhusyuan%20dalam%20Shalat">Kiat Menggapai Kekhusyuan dalam Shalat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Prof%20DR%20Abdur%20Rozzaq%20Al%20Badr/Pentingnya%20Shalat%20Berjama%27ah">Pentingnya Shalat Berjama\&#8217;ah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas">Yazid Jawas</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Hal-hal%20yang%20membatalkan%20Wudhu">Hal-hal yang membatalkan Wudhu</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Masalah%20Sholat">Masalah Sholat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Pentingnya%20Masalah%20Sholat">Pentingnya Masalah Sholat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Sifat%20Sholat%20Nabi">Sifat Sholat Nabi</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Sifat%20Wudhu%20Nabi">Sifat Wudhu Nabi</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin">Zainal Abidin Syamsudin</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Hukum%20Adzan">Hukum Adzan</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Hukum%20Meninggalkan%20Sholat">Hukum Meninggalkan Sholat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Keutamaan%20Qiamullail">Keutamaan Qiamullail</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Perbedaan%20Ulama%20tentang%20Sholat%20Tarawih">Perbedaan Ulama tentang Sholat Tarawih</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Polemik%20Waktu%20Subuh">Polemik Waktu Subuh</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Ramadhan%20dan%20Qiyamullail">Ramadhan dan Qiyamullail</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Sholat%20Khusyu%27">Sholat Khusyu\&#8217;</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zakaria%20Ahmad">Zakaria Ahmad</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zakaria%20Ahmad/Pembahasan%20Sholat%20Tarawih">Pembahasan Sholat Tarawih</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/634/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=634&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-shalat-wudhu-mandi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download mp3 Kajian Jual-Beli, Riba, bank.</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-jual-beli-riba-bank/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-jual-beli-riba-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 06:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[mp3 Kajian Jual-Beli]]></category>
		<category><![CDATA[dll]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD MP3 KAJIAN]]></category>
		<category><![CDATA[mp3]]></category>
		<category><![CDATA[mp3 jual-beli]]></category>
		<category><![CDATA[riba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Hakim Amir Abdat Adab2 Salaf Dalam Berdagang, Bermasyarakat Dan Bertetangga Abdullah Shaleh Hadrami Seputar Hutang Piutang Seputar Permasalahan Riba Ahmad Sabiq Kaidah Dasar Jual Beli dalam Islam Arifin Badri Bersikap Baik Dalam Hutang Piutang Jual Beli yang Merugikan Masyarakat Kejelasan Status Dalam Jual Beli Kiat Menjaga Keimanan Bagi Pengusaha Muslim Mengenal Kerjasama Dagang Dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=626&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat">Abdul Hakim Amir Abdat</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat/Adab2%20Salaf%20Dalam%20Berdagang%2C%20Bermasyarakat%20Dan%20Bertetangga">Adab2 Salaf Dalam Berdagang, Bermasyarakat Dan Bertetangga</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami">Abdullah Shaleh Hadrami</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Seputar%20Hutang%20Piutang">Seputar Hutang Piutang</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Seputar%20Permasalahan%20Riba">Seputar Permasalahan Riba</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq">Ahmad Sabiq</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq/Kaidah%20Dasar%20Jual%20Beli%20dalam%20Islam">Kaidah Dasar Jual Beli dalam Islam</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri">Arifin Badri</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Bersikap%20Baik%20Dalam%20Hutang%20Piutang">Bersikap Baik Dalam Hutang Piutang</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Jual%20Beli%20yang%20Merugikan%20Masyarakat">Jual Beli yang Merugikan Masyarakat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Kejelasan%20Status%20Dalam%20Jual%20Beli">Kejelasan Status Dalam Jual Beli</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Kiat%20Menjaga%20Keimanan%20Bagi%20Pengusaha%20Muslim">Kiat Menjaga Keimanan Bagi Pengusaha Muslim</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Mengenal%20Kerjasama%20Dagang%20Dalam%20Islam%20%28Syarikat%20Dagang%29">Mengenal Kerjasama Dagang Dalam Islam (Syarikat Dagang)</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Menjadi%20Pengusaha%20Muslim%20Sejati%20%28Jakarta%29">Menjadi Pengusaha Muslim Sejati (Jakarta)</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Menjadi%20Pengusaha%20Muslim%20Sejati%20%28Surabaya%29">Menjadi Pengusaha Muslim Sejati (Surabaya)</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Pembahasan%20Tuntas%20Masalah%20Riba">Pembahasan Tuntas Masalah Riba</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Percaloan%20Yang%20Diperbolehkan%20Dan%20Yang%20Dilarang">Percaloan Yang Diperbolehkan Dan Yang Dilarang</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Perniagaan%20yang%20Benar%20Dapat%20Menjadi%20Manfaat">Perniagaan yang Benar Dapat Menjadi Manfaat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Prinsip-Prinsip%20Jual%20Beli%20Dalam%20Islam">Prinsip-Prinsip Jual Beli Dalam Islam</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Prinsip%20Dasar%20Ekonomi%20Syariah%20%28Mataram%29">Prinsip Dasar Ekonomi Syariah (Mataram)</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Seluk%20Beluk%20Pegadaian">Seluk Beluk Pegadaian</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Seminar%20Bank%20Syariah%20%28Jakarta%29">Seminar Bank Syariah (Jakarta)</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri/Sifat%20Perniagaan%20Nabi%20%2825%20Juli%202010%29">Sifat Perniagaan Nabi (25 Juli 2010)</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Sugiyantoro">Aris Sugiyantoro</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Sugiyantoro/Hidup%20Bahagia%20Tanpa%20Riba">Hidup Bahagia Tanpa Riba</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen">Dzulkarnaen</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen/Riba%20Bahaya%20Dan%20Bentuknya">Riba Bahaya Dan Bentuknya</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi">Kholid Syamhudi</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Bank%20Syariah%20Dalam%20Tinjauan%20Syariat">Bank Syariah Dalam Tinjauan Syariat</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Fiqih%20Jual%20Beli">Fiqih Jual Beli</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Fiqih%20Muamalah%20Maliyah">Fiqih Muamalah Maliyah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Fiqih%20Muamalah%20Maliyah%20Intensive">Fiqih Muamalah Maliyah Intensive</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Hakikat%20Riba%20Dan%20Bahayanya">Hakikat Riba Dan Bahayanya</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Kajian%20Riba%20dan%20Perbankan%20Syariah%20-%20Masjid%20Pondok%20Indah">Kajian Riba dan Perbankan Syariah &#8211; Masjid Pondok Indah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Perbankan%20Syariah%20Dalam%20Pandangan%20Syariat%2C%20Dauroh%20Radio%20Hang%20Batam">Perbankan Syariah Dalam Pandangan Syariat, Dauroh Radio Hang Batam</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Riba%20dan%20Tinjauan%20Kritis%20Perbankan%20Syariah">Riba dan Tinjauan Kritis Perbankan Syariah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Sifat%20Perniagaan%20Nabi">Sifat Perniagaan Nabi</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mudrika%20Ilyas">Mudrika Ilyas</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mudrika%20Ilyas/Jual%20Beli%20Murabahah">Jual Beli Murabahah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin">Zainal Abidin Syamsudin</a><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Masalah%20Perdagangan"><br />
</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Masalah%20Perdagangan">Masalah Perdagangan</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/626/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=626&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/21/download-mp3-kajian-jual-beli-riba-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download mp3 Kajian Pernikahan 2</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-2/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 15:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[mp3 Kajian Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD MP3 KAJIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Firdaus Sanusi Dialog Seputar Keluarga Kiat Istri Disayang Suami Ibrahim Said Undangan yg wajib dihadiri &#38; dihindari Jauhar Kuliah Kerja dan Nikah Kholid Syamhudi Hukum Nikah Sirri Mahful Safaruddin Indahnya Menjadi Pengantin Kiat Sukses Mempersiapkan Keluarga Bahagia Mahsun Al-Mundiri Kiat Membina Keharmonisan Rumah Tangga Maududi Abdullah Syariat Poligami (Ta\&#8217;addud) Muhammad Abduh Tuasikal Pria Idaman Untukku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=621&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Firdaus%20Sanusi">Firdaus Sanusi</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Firdaus%20Sanusi/Dialog%20Seputar%20Keluarga">Dialog Seputar Keluarga</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Firdaus%20Sanusi/Kiat%20Istri%20Disayang%20Suami">Kiat Istri Disayang Suami</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ibrahim%20Said">Ibrahim Said</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ibrahim%20Said/Undangan%20yg%20wajib%20dihadiri%20%2526%20dihindari">Undangan yg wajib dihadiri &amp; dihindari</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Jauhar">Jauhar</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Jauhar/Kuliah%20Kerja%20dan%20Nikah">Kuliah Kerja dan Nikah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi">Kholid Syamhudi</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi/Hukum%20Nikah%20Sirri">Hukum Nikah Sirri</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin">Mahful Safaruddin</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin/Indahnya%20Menjadi%20Pengantin">Indahnya Menjadi Pengantin</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin/Kiat%20Sukses%20Mempersiapkan%20Keluarga%20Bahagia">Kiat Sukses Mempersiapkan Keluarga Bahagia</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahsun%20Al-Mundiri">Mahsun Al-Mundiri</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahsun%20Al-Mundiri/Kiat%20Membina%20Keharmonisan%20Rumah%20Tangga">Kiat Membina Keharmonisan Rumah Tangga</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Maududi%20Abdullah">Maududi Abdullah</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Maududi%20Abdullah/Syariat%20Poligami%20%28Ta%27addud%29">Syariat Poligami (Ta\&#8217;addud)</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal">Muhammad Abduh Tuasikal</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal/Pria%20Idaman%20Untukku">Pria Idaman Untukku</a><br />
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Menikah%20dengan%20Non%20Muslim"><span id="more-621"></span></a></h3>
</li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Na%27im">Muhammad Na&#8217;im</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Na%27im/Membina%20Keluarga%20Sakinah">Membina Keluarga Sakinah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Na%27im/Nasihat%20Bagi%20Para%20Suami%20dan%20Istri%20%28Kajian%20Ummahat%29">Nasihat Bagi Para Suami dan Istri (Kajian Ummahat)</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Thoharo">Muhammad Thoharo</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Thoharo/Menyelam%20ke%20Samudera%20Pernikahan">Menyelam ke Samudera Pernikahan</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Ali%20bin%20Salim%20Bukayyir">Syaikh Ali bin Salim Bukayyir</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Ali%20bin%20Salim%20Bukayyir/Keluarga%20Bahagia%20Tanpa%20Problema">Keluarga Bahagia Tanpa Problema</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas">Yazid Jawas</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Bingkisan%20Istimewa%20menuju%20Keluarga%20Sakinah">Bingkisan Istimewa menuju Keluarga Sakinah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Hak%20Dan%20Kewajiban%20Suami%20Istri">Hak Dan Kewajiban Suami Istri</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Keluarga%20Sakinah">Keluarga Sakinah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin">Zainal Abidin Syamsudin</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Bolehkah%20Menikah%20dengan%20Non%20Muslim">Bolehkah Menikah dengan Non Muslim</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Istri%20-%20Istri%20Rasulullah">Istri &#8211; Istri Rasulullah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Karakteristik%20istri%20Sholihah">Karakteristik istri Sholihah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Keluarga%20Sakinah">Keluarga Sakinah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Konsep%20Hidup%20Bahagia">Konsep Hidup Bahagia</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Membangun%20Keluarga%20Berkualitas%20Surga">Membangun Keluarga Berkualitas Surga</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Membangun%20Keluarga%20Sakinah%2C%20Mawaddah%2C%20wa%20Rahmah">Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin/Menikah%20dengan%20Non%20Muslim">Menikah dengan Non Muslim</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/621/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=621&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download mp3 Kajian Pernikahan 1</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-1/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 14:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[mp3 Kajian Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD MP3 KAJIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Barr Tanya Jawab Seputar Nazhor (Melihat Calon Istri atau Suami) Abdul Hakim Amir Abdat Indahnya Pernikahan Menuju Keluarga Islami Abdullah Shaleh Hadrami Isteri-Isteri Nabi SAAW Keluarga Sakinah Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja Tipe &#8211; Tipe Suami, Syarah Hadits Ummu Zar\&#8217;in Abu Haidar Adab Malam Pertama Dalam Sunnah Yang Suci Bedah buku Istri Shalihah Anugerah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=619&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Barr">Abdul Barr</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Barr/Tanya%20Jawab%20Seputar%20Nazhor%20%28Melihat%20Calon%20Istri%20atau%20Suami%29">Tanya Jawab Seputar Nazhor (Melihat Calon Istri atau Suami)</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat">Abdul Hakim Amir Abdat</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat/Indahnya%20Pernikahan">Indahnya Pernikahan</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat/Menuju%20Keluarga%20Islami">Menuju Keluarga Islami</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami">Abdullah Shaleh Hadrami</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Isteri-Isteri%20Nabi%20SAAW">Isteri-Isteri Nabi SAAW</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Keluarga%20Sakinah">Keluarga Sakinah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Abdil%20Muhsin%20Firanda%20Andirja">Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Abdil%20Muhsin%20Firanda%20Andirja/Tipe%20-%20Tipe%20Suami%2C%20Syarah%20Hadits%20Ummu%20Zar%27in">Tipe &#8211; Tipe Suami, Syarah Hadits Ummu Zar\&#8217;in</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar">Abu Haidar</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Adab%20Malam%20Pertama%20Dalam%20Sunnah%20Yang%20Suci">Adab Malam Pertama Dalam Sunnah Yang Suci</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Bedah%20buku%20Istri%20Shalihah%20Anugerah%20Terindah">Bedah buku Istri Shalihah Anugerah Terindah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Bimbingan%20Pernikahan">Bimbingan Pernikahan</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Daurah%20Keluarga%20Sakinah">Daurah Keluarga Sakinah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Dauroh%20Pra%20Nikah%20-%20Menyambut%20Jodoh%20dengan%20Senyum">Dauroh Pra Nikah &#8211; Menyambut Jodoh dengan Senyum</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar/Istri%20Solehah">Istri Solehah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Ihsan%20Al-Atsary">Abu Ihsan Al-Atsary</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Ihsan%20Al-Atsary/Surat%20terbuka%20Untuk%20Para%20Istri">Surat terbuka Untuk Para Istri</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah">Abu Qatadah</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah/Peran%20Ibu%20dalam%20Mendidik%20Anak">Peran Ibu dalam Mendidik Anak</a><br />
<h3><span id="more-619"></span></h3>
</li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary">Abu Zubeir al-Hawaary</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary/Baiti%20Jannati%2C%20Keluargaku%20Adalah%20Surgaku">Baiti Jannati, Keluargaku Adalah Surgaku</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary/Di%20Ambang%20Pintu%20Pernikahan">Di Ambang Pintu Pernikahan</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20MZ">Ahmad MZ</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20MZ/Menjadi%20Istri%20Yang%20Berbakti">Menjadi Istri Yang Berbakti</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20MZ/Persiapan%20Menikah">Persiapan Menikah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Rafi%27i">Ahmad Rafi&#8217;i</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Rafi%27i/Menikah%20Sesuai%20Sunnah">Menikah Sesuai Sunnah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq">Ahmad Sabiq</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq/Nikah%20A-Z">Nikah A-Z</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Ahmad">Ali Ahmad</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Ahmad/Keluarga%20Sakinah">Keluarga Sakinah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Musri">Ali Musri</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Musri/Membina%20Keluarga%20Bahagia">Membina Keluarga Bahagia</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Nur">Ali Nur</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Nur/Fiqih%20Nikah">Fiqih Nikah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arie%20Wibowo">Arie Wibowo</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arie%20Wibowo/Pesan-Pesan%20Untuk%20Suami%20Istri">Pesan-Pesan Untuk Suami Istri </a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arif%20Fathul%20Ulum">Arif Fathul Ulum</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arif%20Fathul%20Ulum/Kajian%20Keluarga%20Sakinah">Kajian Keluarga Sakinah</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Ridin">Arifin Ridin</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Ridin/Membina%20Keluarga%20Sesuai%20Tuntunan%20Islam">Membina Keluarga Sesuai Tuntunan Islam</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro">Armen Halim Naro</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Adab%20Walimah%20dalam%20Islam">Adab Walimah dalam Islam</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Hak%20%2526%20Kewajiban%20Suami%20Istri">Hak &amp; Kewajiban Suami Istri</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Jangan%20Dekati%20Zina">Jangan Dekati Zina</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Kehidupan%20Istri-Istri%20Rasulullah">Kehidupan Istri-Istri Rasulullah</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Laki-laki%20Pemimpin%20Atas%20Wanita">Laki-laki Pemimpin Atas Wanita</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Peran%20Istri%20Dalam%20Mewujudkan%20Suami%20yang%20Shaleh">Peran Istri Dalam Mewujudkan Suami yang Shaleh</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Solusi%20Permasalahan%20Rumah%20Tangga">Solusi Permasalahan Rumah Tangga</a></li>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro/Suamimu%20dia%20Surgamu%20atau%20Nerakamu">Suamimu dia Surgamu atau Nerakamu</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aunur%20Rafiq%20Ghufran">Aunur Rafiq Ghufran</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aunur%20Rafiq%20Ghufran/Maksiat%20Menghilangkan%20Rasa%20Malu">Maksiat Menghilangkan Rasa Malu</a></li>
</ul>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Badrusalam">Badrusalam</a></h3>
<ul>
<li><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Badrusalam/Bekal%20Menuju%20Pernikahan">Bekal Menuju Pernikahan</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/619/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=619&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2011/03/20/download-mp3-kajian-pernikahan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download mp3 Kajian Islam</title>
		<link>http://islamcinta.wordpress.com/2010/09/30/download-mp3-kajian-islam/</link>
		<comments>http://islamcinta.wordpress.com/2010/09/30/download-mp3-kajian-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 15:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>islamcinta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download mp3 kajian]]></category>
		<category><![CDATA[DOWNLOAD MP3 KAJIAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamcinta.wordpress.com/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Barr Abdul Hakim Amir Abdat Abdul Haq Abdullah Al Bughury Abdullah Roy Abdullah Shaleh Hadrami Abdullah Taslim Abdullah Zaen Abdul Mu’thi Al Maidani Abdurrahman Attamimi Abdurrahman Thayyib Abdurrauf Abdussalam Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja Abu Abdurrahman Abdul Aziz as-Salafy Abu Ahmad Imam Ali Abu Fairus Abu Haidar Abu Ihsan Al-Atsary Abu Isa Abu Isma’il [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=516&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Barr">Abdul Barr</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Hakim%20Amir%20Abdat">Abdul Hakim Amir Abdat</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Haq">Abdul Haq</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Al%20Bughury">Abdullah Al Bughury</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Roy">Abdullah Roy</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami">Abdullah Shaleh Hadrami</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Taslim">Abdullah Taslim</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Zaen">Abdullah Zaen</a></h3>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Barr"><span id="more-516"></span></a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdul%20Mu%27thi%20Al%20Maidani">Abdul Mu’thi Al Maidani</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdurrahman%20Attamimi">Abdurrahman Attamimi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdurrahman%20Thayyib">Abdurrahman Thayyib</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdurrauf">Abdurrauf</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdussalam">Abdussalam</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Abdil%20Muhsin%20Firanda%20Andirja">Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Abdurrahman%20Abdul%20Aziz%20as-Salafy">Abu Abdurrahman Abdul Aziz as-Salafy</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Ahmad%20Imam%20Ali">Abu Ahmad Imam Ali</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Fairus">Abu Fairus</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Haidar">Abu Haidar</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Ihsan%20Al-Atsary">Abu Ihsan Al-Atsary</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Isa">Abu Isa</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Isma%27il%20Muslim%20Al%20Atsari">Abu Isma’il Muslim Al Atsari</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Izzi">Abu Izzi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Karimah%20%27Askariy">Abu Karimah ‘Askariy</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abul%20Hammad%20Muhsan">Abul Hammad Muhsan</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Mushlih%20Ari%20Wahyudi">Abu Mushlih Ari Wahyudi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Qatadah">Abu Qatadah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Saad">Abu Saad</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Sulaiman%20Aris%20Sugiantoro">Abu Sulaiman Aris Sugiantoro</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Ubaidah%20Yusuf%20As-Sidawi">Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi </a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Umair">Abu Umair</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Umar%20Basyier">Abu Umar Basyier</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Yaman%20Yudiansyah">Abu Yaman Yudiansyah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abu%20Zubeir%20al-Hawaary">Abu Zubeir al-Hawaary</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Adil%20Harahap">Adil Harahap</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Afifi%20Abdul%20Wadud">Afifi Abdul Wadud</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Agus%20Hasan%20Bashori">Agus Hasan Bashori</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Agus%20Suaidi">Agus Suaidi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20MZ">Ahmad MZ</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Rafi%27i">Ahmad Rafi’i</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Sabiq">Ahmad Sabiq</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmad%20Thonarih">Ahmad Thonarih</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ahmas%20Faiz%20Asifuddin">Ahmas Faiz Asifuddin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ajat%20Sudrajat">Ajat Sudrajat</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Ahmad">Ali Ahmad</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Basuki">Ali Basuki</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Musri">Ali Musri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Nur">Ali Nur</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Salman">Ali Salman</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ali%20Saman">Ali Saman</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Amr%20bin%20Syuroif%20Al-Banteni">Amr bin Syuroif Al-Banteni</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Anas%20Burhanuddin">Anas Burhanuddin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arie%20Wibowo">Arie Wibowo</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arif%20Fathul%20Ulum">Arif Fathul Ulum</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arif%20Fathul%20Umum">Arif Fathul Umum</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Badri">Arifin Badri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arifin%20Ridin">Arifin Ridin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arif%20Syarifuddin">Arif Syarifuddin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Munandar">Aris Munandar</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aris%20Sugiyantoro">Aris Sugiyantoro</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Arman%20Bin%20Amri">Arman Bin Amri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Armen%20Halim%20Naro">Armen Halim Naro</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aslam%20Muhsin">Aslam Muhsin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Asmuji%20Muhayyat">Asmuji Muhayyat</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aspri%20Rahmat">Aspri Rahmat</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Aunur%20Rafiq%20Ghufran">Aunur Rafiq Ghufran</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Badrusalam">Badrusalam</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Cholid%20Abri">Cholid Abri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Departemen%20Dakwah%20Saudi%20Arabia">Departemen Dakwah Saudi Arabia</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Dzulkarnaen">Dzulkarnaen</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Fariq%20Gasim%20Anuz">Fariq Gasim Anuz</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Fauzan%20Abdullah">Fauzan Abdullah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Firdaus%20Sanusi">Firdaus Sanusi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Hadid%20Saiful%20Islam">Hadid Saiful Islam</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Hammad%20Abu%20Mu%27awiyah">Hammad Abu Mu’awiyah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Ibrahim%20Said">Ibrahim Said</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Iskandar%20Dinata">Iskandar Dinata</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Jauhar">Jauhar</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Jazuli">Jazuli</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Khoilid%20Abdus%20Shomad">Khoilid Abdus Shomad</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Kholid%20Syamhudi">Kholid Syamhudi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahfudz%20Umri">Mahfudz Umri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahful%20Safaruddin">Mahful Safaruddin</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mahsun%20Al-Mundiri">Mahsun Al-Mundiri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Markaz%20Albani">Markaz Albani</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Maududi%20Abdullah">Maududi Abdullah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mizan">Mizan</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Moh%20Suaib%20Al-Faiz">Moh Suaib Al-Faiz</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Moh%20Yusuf%20Harun">Moh Yusuf Harun</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Mubarak%20Bamualim">Mubarak Bamualim</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Abduh%20Tuasikal">Muhammad Abduh Tuasikal</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Afifuddin%20As-Sidawi">Muhammad Afifuddin As-Sidawi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Iqbal%20Ghozali">Muhammad Iqbal Ghozali</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Na%27im">Muhammad Na’im</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Nur%20Ihsan">Muhammad Nur Ihsan</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Suaib%20Al-Faiz">Muhammad Suaib Al-Faiz</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Sulhan%20Jauhari">Muhammad Sulhan Jauhari</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Thoharo">Muhammad Thoharo</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Umar%20as-Sewed">Muhammad Umar as-Sewed </a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Wasitho">Muhammad Wasitho</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Wujud">Muhammad Wujud</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Muhammad%20Zaki">Muhammad Zaki</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Qurtifa%20Wijaya">Qurtifa Wijaya</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Romlan">Romlan</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Sa%27id%20Syamsul%20Huda">Sa’id Syamsul Huda</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Subhan%20Khadafi">Subhan Khadafi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Subhi%20Abdurrahman">Subhi Abdurrahman</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Suroso%20Abdussalam">Suroso Abdussalam</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syafiq%20Basalamah">Syafiq Basalamah</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20%27Ali%20Hasan%20Al-Halaby">Syaikh ‘Ali Hasan Al-Halaby</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Bin%20Baz">Syaikh Bin Baz</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Dr%20Sholeh%20As%20Suhaimi">Syaikh Dr Sholeh As Suhaimi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Dr%20Sulaiman%20Ar-Ruhaili">Syaikh Dr Sulaiman Ar-Ruhaili</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Dr%20Thala%27ah%20ibn%20Musthaf">Syaikh Dr Thala’ah ibn Musthaf</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Muhammad%20bin%20Sa%27id%20Ad%20Dausari%20An%20Najdi">Syaikh Muhammad bin Sa’id Ad Dausari An Najdi</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Prof%20DR%20Abdur%20Rozzaq%20Al%20Badr">Syaikh Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20Prof%20Dr%20Muhammad%20Bin%20Abdurahman%20Al%20Khumais">Syaikh Prof Dr Muhammad Bin Abdurahman Al Khumais</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syeikh%20Ibrahim%20Ar%20Ruhaily">Syeikh Ibrahim Ar Ruhaily</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syeikh%20Masyhur%20Hasan%20Salman">Syeikh Masyhur Hasan Salman</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syeikh%20Musa%20alu%20Nasr">Syeikh Musa alu Nasr</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Tata%20Abdul%20Ghoni">Tata Abdul Ghoni</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Usamah%20Mahri">Usamah Mahri</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas">Yazid Jawas</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yusuf%20Utsman%20Baisa">Yusuf Utsman Baisa</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zaid%20Susanto">Zaid Susanto</a></h3>
</li>
<li>
<h3><a href="http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Zainal%20Abidin%20Syamsudin">Zainal Abidin Syamsudin</a></h3>
</li>
</ul>
<h3>Dari : http://kajian.net/</h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/islamcinta.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/islamcinta.wordpress.com/516/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=islamcinta.wordpress.com&amp;blog=4125055&amp;post=516&amp;subd=islamcinta&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamcinta.wordpress.com/2010/09/30/download-mp3-kajian-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fa319981dc65c8561cda6aebf1305dbf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizal</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
